Pada kesempatan sebelumnya saya telah bercerita banyak tentang bagaimana
cara mengupload file website di hosting gratis Idhostinger.
Dari sekian proses yang ada, di dalam artikel tersebut, ada salah satu
hal dasar sebelum website kita di upload di hosting yang mungkin bisa
saya jadikan bahan untuk menulis artikel ini yakni mengenai
cara pembuatan database MySql.
Seperti yang kita tahu agar suatu aplikasi web yang kita buat bisa
berjalan dinamis tentu saja harus terkoneksi dengan suatu olah database
di dalamnya. Baik database server di hosting maupun lokal di PhpMyAdmin
XAMPP cara pembuatannya sama saja.
Namun berhubung di judul saya beri nama di PhpMyAdmin menggunakan
software XAMPP jadi dalam tutorial ini saya lebih fokus untuk pembuatan
database secara lokal saja. Disini saya asumsikan anda telah menginstall
aplikasi XAMPP di PC atau Laptop anda. Jika belum silahkan bisa anda
download untuk versi terbaru nya melalui
link berikut ini.
Kebetulan ketika saya membuat tulisan ini saya menggunakan XAMPP versi
1.8.3. Tentu saja dengan menggunakan PhpMyAdmin kita tidak perlu membuat
dan mengelola database menggunakan kode - kode query mysql, untuk lebih
jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini :
Pastikan sebelum anda menegelola dan membuat database anda sudah
mengaktifkan 2 fungsi utama dari aplikasi XAMPP yakni Module Apache
Server dan Mysql dengan cara mengklik tombol start.
1. Buka Web Browser yang anda gunakan disini saya menggunakan Firefox. ketikkan di addressbar dengan alamat
http://localhost/phpmyadmin. Setelah terbuka klik menu
Databases dan kita isi nama database yang ingin kita buat. Disini saya coba beri nama database
kampus Lalu Klik
Create.
B. Membuat Nama Tabel beserta Field - Fieldnya.
2. Setelah database di buat klik pada nama databasenya kemudian
kita buat tabelnya. Masukkan nama tabel yang akan kita buat dan tentukan
jumlah field yang akan kita buat. Kemudian kita klik
Go.
3. Isikan nama field beserta keterangannya baik itu tipe maupun
jumlah karakter. Disini anda juga bisa menentukan dibagian field mana
yang akan dijadikan Primary Id dan juga Auto Increment. Pada umumnya
pilihan Id Primary dan Auto Increment ini diletakkan pada field id
tabelnya semisal id_mahasiswa seperti contoh dibawah ini. Disini saya
juga memberikan beberapa tipe data yang berbeda sesuai dengan fungsi
field nya. Untk tipe data Integer atau Date kita tidak perlu memberikan
values nya dikarenakan sistem akan otomatis mengenerate sendiri sesudah
kita klik save. Jika sudah kita klik
save.
C. Menambahkan Record Data atau Isi dari tabel, Mengupdate (Edit) dan Menghapus (delete).
4. Setelah tabel terbentuk sekarang kita coba isikan mengisikan
atau Insert data ke dalam tabel yang kita buat tadi. Caranya ialah
dengan mengklik pada nama tabelnya kemudian kita klik menu
Insert.
5. Jika data yang kita masukkan tadi sudah muncul maka, record data tersebut bisa kita update (edit) maupun delete. Untuk
Edit klik pada record data yang akan kita ubah. Kebetulan ada dua record data yang saya masukkan, pilih salah satu.
Disini saya coba ubah keseluruhan isi dari kolom field yang ada.
Maka hasilnya seperti di bawah ini.
6. Sedangkan apabila kita ingin menghapus record datanya cukup dengan mengklik
delete. Misal saya pilih pada record dengan id_mahasiswa 2 yakni si Ahmad Prasetyo.
Dan hasilnya.
Mungkin Cukup itu dulu pembahasan singkat mengenai dasar pembuatan
database di PhpMyAdmin baik dari segi pembuatan database, tabel - tabel
maupun field - fieldnya.
Misal ada gambar panduan yang kurang jelas tinggal klik saja pada gambar yang dituju.
Apabila terdapat hal yang kurang jelas atau ingin ditanyakan seputar
pembuatan database, silahkan saja ditanyakan melalui kotak komentar di
bawah ini biar kita sama - sama bisa belajar dan saling berdiskusi.
Semoga dapat bermanfaat dan selamat mencoba. . .